Tak kutemui sunyi itu dalam beningnya subuh
Tak kutemui gundah itu dalam keruhnya senja
Ketika janji menari dalam nelangsa khayalku
Kutemui diriku bercumbu dalam hangatnya fatamorgana
beriak aku berkaca pada lukisan malam
bersua tangisku sumbar menelanjangi lamunanku
Bias heningnya hati ini tak mampu kurasakan
Kegamangan hati yang menyepipun tak terjemahkan
Membuatku lupa akan hari esok
menemui takdir yang tak kuasa ku lalui
Sampai akhirnya kusadar titian kasih maha suci
termatri dalam pusaran peristirahatanmu
kembali ku bertanya
Atas jalinan rindu manakah sunyi itu kembali bertahta??
Tidak ada komentar:
Posting Komentar