Meresapi sebagian kisahmu yang telah mengilhamiku
Dengan riak dan raib pada nada dan titianmu.
Serentak aku tersadar sulitnya mencerna setiap tetes duka,
Tiap sayat rindu, tiap lara sendu, dan tiap perih sepi
Yang telah terengguh bersama penuhi panggilan sang Ilahi
Tinggalkan pelangi indah di ruang hati keangunganku
Menggambarkaan abstrak misteri kehidupan
Dengan kuas yang terus menari pada kanvas tak bertepi.
Tak perlu mencarinya kembali
Balurkan sunyiku dengan doa yang menjadikannya indah
Sempurna dengan senyuman sang mutiara kasih
Titipan cinta dari sang Ilahi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar