Senin, 21 Mei 2012

RPP Bioteknologi

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
Mata Pelajaran : Biologi
Kelas/Semester : XII/2
Pertemuan Ke- : 17
Alokasi Waktu : 1 X 45 menit (1 jam pelajaran)
Standar Kompetensi : 5. Memahami prinsip-prinsip dasar bioteknologi serta
implikasinya pada Salingtemas.
Kompetensi Dasar : 5.2 Menjelaskan dan menganalisis peran bioteknologi serta
implikasi hasil-hasil bioteknologi pada Salingtemas.
Indikator : 1. Menjelaskan contoh penerapan bioteknologi di bidang kedokteran
2. Menjelaskan dampak penggunaan bioteknologi di bidang kesehatan
Dan Dampak terhadap lingkungan.

I. Tujuan Pembelajaran
A. Siswa dapat menjelakan contoh penerapan bioteknologi di bidang kedokteran
B. Siswa dapat menjelaskan dampak pengunaan bioteknologi dalam bidang
kesehatan
C. Siswa dapat menjelaskan dampak pengunaan bioteknologi terhadap lingkungan.
II. Materi Ajar.
A.Dalam bidang kedokteran. rekayasa genetika di gunakan untuk memproduksi hormon buatan, vaksin untuk melawan virus, maupun antibodi.

1.Pembuatan insulin
Insulin adalah hormon yang di keluarkan dalam kelenjar pangkreas. Hormon ini berperan dalam dalam mengatur kadar gula dalam darah(glukosa). Namun, tidak semua orang dapat memproduksi hormone insulindengan jumlah yang sesuai dengan kebuthan tubuh. Bahkan terdapat pula yang sama sekali tidak dapat memproduksi insulin. Orang ini adalah penderita diabetes militus.

Pasien diabetes memerlukan suntikan insulin tambahan. Pada awalnya insulin ini di buat dari kelenjar pangkreas sapi dan babi, insulin yang butuhkan seorang diabetes selama setahun lebih kurang sebanyak 0,5 g. untuk mendapatkan insulin sebanyak itu membutuhkan 4.800 g kelenjar pangkreas dari 28 ekor hewan.

Dengan pengambilan insulin dari hewan, kebutuhan insulin terpenuhi tetapi beberapa pasien menunjukan gejala alergi. Melalui teknik rekayasa genetika. Dapat diperoleh insulin dalam jumlah banyak tanpa mengorbangkan banyak hewan ternak. Insulin di peroleh dengan pencakokan gen(transplantasi gen)yang mengkode insulin ke dalam plasmid bakteri

2.Produksi vaksin
Selain digunakan untuk memproduksi hormone maupun enzim, teknologi dna cara garis rekombinan juga di gunakan untuk membuat vaksin. Pada aplikasi ini, secara garis besar beberapa mikroorganisme digunakan untuk menghambat kemampuan mikroorganisme pathogen(penyebab penyakit)
Mikrobia menjadi suatu bibit penyakit dalam tubuh apabila mikrobia tersebut menghasilkan senyawa toksik bagi tubuh manusia. Selain itu, bagian-bagian tubuh mikrobia seperti flagel dan membran sel juga dapat menimbulkan penyakit. Hal ini karena bagian-bagian tersebut kemungkinan terdiri dari protein asing bagi tubuh. Senyawa dan protein asing ini disebut antigen.

Gen yang mengkode senyawa penyebab penyakit (antigen) diisolasi dari mikrobia yang bersangkutan. Kemudian gen ini disisipkan pada plasmid mikrobia yang sama, tetapi telah dilemahkan (tidak berbahaya). Mikrobia ini menjadi tidak berbahaya karena telah dihilangkan bagian yang telah menimbulkan penyakit, misalnya lapisan lendirnya. Mikrobia yang telah disisip gen ini akan membentuk antigen murni. Bila antigen ini disuntikkan pada manusia, system kekebalan manusia akan membuat senyawa khas yang disebut antibody. Munculnya antibody ini akan mempertahankan tubuh dari pengaruh senyawa asing (antigen) yang masuk kedalam tubuh.

3.Antibody monoklonal
Teknologi pembuatan monoclonal diperkenalkan oleh kohler dan Milstein pada tahun 1975. Mereka dapat menunjukan bahwa sel limposit penghasil antibody dapat di fusikan dengan sel myeloma(kanker).teknologi ini menggunakan prinsip fusi protoplasma.
Fuis ini menghasilkansel-sel yang dapat menghasilkan ntibodi sekaligus dapat memperbanyak diri secara terus menerus seperti sel sel kanker. Sel sel ini enghasilkan antibody monoclonal.

Secara sederhana pembuatan antibody monoclonal sebagai berikut. Kelinci atau tikus tersebut terlebih dahuludiinjeksi dengan antigen kemudian limfanya(tempat pembuatan sel darah putih)diambil. Sel sel limfa ini kemudian diufsikan dengan sel mielem(sel kanker) melalui elektrofusi. Elektrofusi adalah fusi secara elektris dengan frekuensi tinggi yang menyebabkan sel sel tertarik satu sama lain dan akhirnya bergbung (fusi).sel sel yang melakukan fusi kemudian di seleksi untuk mengidentifikasi sel sel gabungan tersebut. Dalam tubuh hewan, sel sel gabungan ii membentuk antibody.

B. Dampak terhadap kesehatan
Produk produk bioteknologi dalam bidang kesehatan semula sangat diharapkan dapat menanggulangi berbagai macam penyakit. Dengan ditemukannya produk produk ini menyebabkan obat-obat maupun hormone yang semula sukar dn sangat mahal dapat terjangkau oleh masyarakat banyak.
Namun, ternyata produk kesehatan hasil rekeyasa mempunyai hail keseimbangan tersediri yang tidak di duga sebelumnya. Keseimbangan tersebut tidak sesuai denga homeostatis dalam tubuh manusia. Hal ini mengakibatkan timbulnya gejala gejalalain dari suatu penyakit misalnya terjadi alergi. Sebagai contoh pengunaan hormone insulin hasil rekayasa genetika menyebabkan 30 orang inggris meninggal.

Produk produk rekayasa yang tidak berkaitan langsung dengan kesehatan juga berimbas pada tubuh. Misalnya saja banyak masyarakat mengkhawitarkan pemakaian produk pertanian hasil rekayasa genetika akan menimbulkan permasalahan baru. Kekhawatiran ini muncul pada pemakaian tomat flavr savr. Buah hasil rekayasa genetika ini diketahui mengandung gen resisten terhadap antibiotic. Apabila orang tersebut mengkomsunsi tomat hasil rekayasa genetikat tersebut kan susah di obati dengan berbaga antibody yang ada

C.Dampak terhadap lingkungan
Dampak positif bioteknologi terhadap lingkungan salah satu contohnya adalah penemuan tumbuhan yang tahan terhadap hama serangga (antiserangga). Dengan di ciptakanya tumbuhan antihama serangga, paling tidak mengurangi pencemaran terhadap pengunaan insektisida..

Pemamfaatan bioteknologi juga di terapkan di tambang tambang untuk mengurangi pencemaran limbah. Bahkan dengan cara ini aktivitas pengololaan bahan tambang dapat di tingkatkan. Misalnya bahan bahan tambang yang di dapatkan tidak dalam keadaan murni,melainkan masi dalam terikat dengan denga bijinya(kotoran). Untuk memurnikan logam dan bijinya diperlukan berbagai macam bahan kimia.

Dua hal di atas merupakan dampak positif pemamfaatan bioteknologi. Bagaimana dengan dampak negatifnya.? Dampak negatif penerapan bioteknologi terhadap lingkungan misalnya pengunaan organism-organisme hasil rekayasa. Organisme organisme ini dapat berdampak buruk terhadap kelestarian ekosistem.

Adanya campur tangan manusia dengan pelepasan dan pembudidayaan makhluk trasngenik dalam jumlah melimpah dan seranga (sama) dapat menimbulkan ketidak seimbangan ekosistem. Selain itu akan memyebabkan pergeseran pergeseran kelangsungan makhluk hidup, lingkungan, dan ekosistem. Semua ini akan mencapai puncaknya berupapunahnya makhluk hidup dalam rantai ekosistem.

Lembar kerja siswa.

1.Sebutkan 3 contoh penerapan bioteknologi modern di bidang kedokteran(jelaskan salah satunya)?

2.Jelaskan dampak positif bioteknologi di bidang lingkungan?

3.Jelaskan dampak negatif bioteknologi di bidang lingkungan?

Jawaban petanyaan
1.Penerapan bioteknologi dalam bidang kedokteran:
Untuk memproduksi hormone insulin, produksi vaksin, pembuatan antibodi monoklonal

2.Dampak positif bioteknologi terhadap lingkungan salah satu contohnya adalah penemuan tumbuhan yang tahan terhadap hama serangga (antiserangga). Dengan di ciptakanya tumbuhan antihama serangga, paling tidak mengurangi pencemaran terhadap pengunaan insektisida..

3.Dampak negatif penerapan bioteknologi terhadap lingkungan misalnya pengunaan organism-organisme hasil rekayasa. Organisme organisme ini dapat berdampak buruk terhadap kelestarian ekosistem.

Adanya campur tangan manusia dengan pelepasan dan pembudidayaan makhluk trasngenik dalam jumlah melimpah dan seranga (sama) dapat menimbulkan ketidak seimbangan ekosistem. Selain itu akan memyebabkan pergeseran pergeseran kelangsungan makhluk hidup, lingkungan, dan ekosistem. Semua ini akan mencapai puncaknya berupapunahnya makhluk hidup dalam rantai ekosistem.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar