Hatiku sayup melihat wajahmu.
Yang pilu, terkatuk dan penuh kerut.
Hatiku ngilu melihat matamu.
Keriput bergaris tak bercahaya.
Hatiku ngilu melihat matamu.
Keriput bergaris tak bercahaya.
Sentuhanmu yang dulu halus mengusap ubun-ubunku.
Kini lemas memelar tak bertenaga.
Indah sajak tingkahmu yang dulu memanjakanku.
Kini penuh luka sayatan sembilu di tubuhmu.
Oh, Ayahku.
Oh, Ibuku.
Andai aku bisa hapus pilu dan kerutan di wajahmu.
Luka sayatan sembilu di tubuhmu.
Noda hitam di bintik kulitmu.
Atau sekedar membersihkan rambutmu yang berdebu.
Luka sayatan sembilu di tubuhmu.
Noda hitam di bintik kulitmu.
Atau sekedar membersihkan rambutmu yang berdebu.
Ingin kucerminkan engkau di hidupmu yang dulu.
Agar kau kembali tersenyum pada bayanganmu.
Ingin kubalas setiap sentuhan jemari tanganmu.
Agar engkau tahu aku sangat menyayangimu.
mantap mentong kanda
BalasHapus