Aku berada dalam selimut hitam kelam dunia
Saat nanar tatapku jauh tinggi mengankasa
Dipelupuk dusta narasi hidupku bersandiwara
Lalu kutarik nafas yang sesak dalam derita
Kini kubiarkan diriku berada dalam kesunyian
Ketika kupandang nisan yang tak bertuliskan tuan
Kudapati bayanganku bersua itulah tempatmu kembali
Lantas hatiku merontah itukah yang pantas untukku nanti
Seketika simpul cahaya melaju di kegelapan malam
Menengadah langit yang kesepian tanpa bulan bintang
Mungkin alam mulai membenciku lelah akan kesombongan
Karena aku terlahir dengan nafsu birahi manusiawiku
Kesadaran dalam dosa aku berselimut dan tertawa terbahak
Dalam kesepian perjalanan malam kunikmati keangkuhan hidup
jika kucari kebenaran yang tak sadar tepat ada di hadapku
Mengapa kebenaran tercipta dari kesalahan yang berulang...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar