Selasa, 05 Juni 2012

Ucapan Terima Kasihku

Tak banyak yang ingin kukatakan, dan tak banyak yang ingin kutuliskan karna tulisan ini tak akan mampu mengambarkan semua rasa terima kasihku kepada seseorang yang mungkin tidak mempunyai kelebihan dimata orang lain namun menurutku dialah orang yang tidak mempunyai kekurangan sama sekali di mataku.

Ucapan terimah kasihku kepadamu ayah dan ibuku atas segala apa yang telah engkau berikan sampai aku bisa berdiri walaupun belum setegak yang engkau harapkan, tapi aku yakin pada diriku sendiri suatu saat nanti engkau akan melihatku berdiri tegak seperti yang engkau harapkan. yahhh itulah keyakinan yang ada pada diriku karna dalam pikiranku bagaimana mungkin aku meyakinkanmu jikalau diriku sendiri tidak mampu aku yakinkan.

Aku sadar aku tidak akan mungkin bisa terwujud dan berdiri di depanmu tanpa andil yang sangat besar darimu.
Aku juga sadar kasih sayang yang selama ini engkau berikan adalah sebuah ketulusan dan keikhlasan yang hakiki yang tidak bisa di bandingkan dengan apapun. yang bahkan dalam ketidak sadarankupun engkau masih bisa memberikan kasih sayang itu meskipun terkadang kutafsirkan berbeda kasih sayangmu namun saat ini aku yakin itu adalah kasih sayang yang tak perlu kupertanyakan lagi

Untukmu ibu
Engkau adalah penegas di kala laraku,
Engkau adalah Penghibur impianku dalam sengasaraku,
Engkau adalah rujukanku di kala nistaku.
Engkau adalah air cinta, kemuliaan, kebahagiaan, dan sehelai jiwa suci yang senantiasa merestui dan memberkatiku.
Kata ini mungkin belum pantas mengambarkan terima kasih ku namun akan selalu kuingat bagaimana engkau memelihara dan merawatku dari dekilnya badan ini ketika akupun belum mampu memisahkan kotor atau tidaknya diriku ini
Kuingat bagaimana engkau menjagaku ketika aku sedang asyiek bermain di halaman rumah sembari engkau sibuk dengan urusan dapurmu namun kau tetap khawatir akan keselamatan dari kelakuan polos(nakalku)ini.
Dan kuingat pula bagaimana engkau membelaku dari kelakuan polos(nakalku) meskipun terkadang aku ini yang melakukan kesalahan.

Untukmu ayah
Tak banyak yang bisa aku katakan kepadamu karna apa yang selama ini engkau lakukan dan engkau berikan kepadaku adalah sesuatu hal yang tak mungkin aku balas meskipun itu dengan air mata darah dariku.
kurasa Bagaimana engkau membuang keluh kesahmu dan menyembunyikan lelahmu dari beratnya beban yang ada di pundakmu.
kulihat bagaimana engkau tak memikirkan dirimu sendiri demi keluarga kecilmu ini. yang terkadang aku dengar tangisan kecilmu yang meratapi mengapa engkau belum mampu melakukan lebih seperti kebanyakan orang pada umumnya.
Namun berhentilah ayah, rebahkan segala kesahmu itu di pundak kami karna apa yang engkau berikan kepada keluarga kecilmu ini sesuatu hal yang sangat luar biasa yang tak bisa bisa kami nilai dari kebahagian materi.

Ucapan terima kasihku yang terakhirku, Tapi bukan yang tak terpenting untuk kakak dan adik-adikku yang tak hanya membuat rumah kecil kami hidup dan ceria tapi juga karna merekalah aku mampu melangkah demi langkah dalam mengarungi kerasnya kehidupan ini.
Terkadang Perkelahian kecil yang selama ini terjadi dalam rumah yang sederhana itu adalah kasih sayang yang kuartikan sebagai kasih sayang yang sebenarnya. dan kusyukuri itu karna dengan itulah aku merasakan nikmatnya kebahagian.







Tidak ada komentar:

Posting Komentar