Ingin kutulis sisi lain hidupku dari kepergianmu
Aku merasa bahwa diriku memang seorang pecundang. Hal ini Kurasakaan karena Aku sendiri kerap mendapatkan kekalahan yang menyakitkan. Terakhir Aku gagal dalam ke tak kuasaanku menerima kepergianmu
"Saya memang seorang pecundang," Itu mungkin sebutan yang pas untukku
"Aku sedih ketika aku harus ikhlas melepas kepergiaanmu namun itu tidak akan terjadi lagi dalam hidupku(aku berjanji atas nama kamu yang telah pergi). Saya hanya butuh untuk pergi ke luar ruangan gelap ini untuk melihat kebahagiaan bagi mereka yang mendapatkan kebahagian itu, lalu merasakannya."
"Yang berbeda adalah jika aku kalah karena sesuatu yang tidak adil. Saya sungguh tidak dapat menerimanya.Mungkin saja memang (saya punya kepribadian yang berbeda) namun itu tergantung pada situasi. Meski begitu, saya tidak bermaksud munafik tapi ini jujur."
"Saya pemalu secara sosial jadi saya merasa lebih nyaman di duniaku yang dulu."
"Jalan hidupku yang dulu telah memberi saya banyak namun juga telah mengambil banyak dari saya. Sejak kecil saya selalu bermimpi untuk bisa seperti orang yang bahagia pada umumnya dan akhirnya itu memberi saya pelajaran ke arah pendewasakanku yang berarti saya harus terus belajar, berusaha dan berdoa kepada sang pemilik sejati."
"Meski begitu, kepergianmu juga telah mengembalikan kembali kebebasanku dan keinginan saya untuk menjalani hal-hal yang sederhana. tanpa harus mengimbangimu tanpa harus harus keluar dari kenyataan hidup ini"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar